Jumat, 03 April 2015

Hari Kebalikan

Yang doyan nonton film kartun Sponge Bob pasti tahu maksud dari kalimat diatas. Hari Kebalikan adalah sebuah episode dalam film tersebut dimana suatu hari Squidward sudah sangat sebal sekali dengan Spongebob dan Patrick. Sehingga untuk menghindari gangguan mereka berdua, Squidward lalu membuat istilah 'Hari Kebalikan'. 

Dalam Hari Kebalikan tersebut, Squid meminta Sponge dan Patrick bahwa setiap perkataan dan perbuatan dirinya saat itu adalah berarti kebalikan dari apa yang dia maksudkan. Jadi umpama Squid berteriak ingin diganggu oleh Sponge dan Patrick, maka itu berarti sebaliknya. Tentu saja permainan Hari Kebalikan tersebut disambut gembira oleh Sponge dan Patrick. Dan mereka berdua sangat serius dan senang dalam
menjalankan permainan Squid. Padahal Squid hanya bermaksud membohongi mereka demi kepentingannya sendiri.

Dalam film kartun tersebut, kedua sahabat Sponge dan Patrick tersebut digambarkan sebagai karakter yang super lugu (klo gak mau disebut IDIOT). Terlebih Patrick yang super telmi (Telat Mikir). Saking lugu dan telminya mereka, sampai2 tidak sadar bajwa seringkali mereka digunakan atau bahkan diperalat oleh orang lain termasuk kadang2 oleh Tuan Krab (boss Sponge di restoran burger).

Sponge dan Patrick adalah simbol keluguan, kejujuran namun sekaligus kebodohan. Tragis memang bahwa keluguan dan kejujuran mereka kerap dimanfaatkan oleh orang2 yang memiliki tujuan2 yang (kadang) tak baik. Seperti tokoh Plankton misalnya yang selalu mengincar resep rahasia Krabby Patty milik Tuan Krab. Dalam usaha2nya merebut resep tersebut tak jarang ia memanfaatkan Sponge ataupun Patrick. Bahkan
sempat mengadu domba keduanya agar berkelahi dan diadu di atas ring maupun arena lainnya. Itu semua karena lugu, jujur dan bodohnya mereka berdua. Walaupun diakhir2 episode mereka akhirnya sadar bahwa sedang diadu.
   
Sponge dan Patrick, adalah cerminan sebagian masyarakat kita hari ini. Mereka berdua adalah contoh dari karakter2 yang sangat mudah dimanfaatkan oleh orang2 jahat bermuka malaikat.

Orang2 seperti merekalah yang dengan mudahnya menelan mentah2 apapun dari orang2 yang sudah terlanjur mereka percaya dan dukung. Namun bedanya Sponge + Patrick dengan sebagian masyarakat kita adalah, bahwa pada akhirnya Sponge + Patrick sadar mereka hanya dimanfaatkan dan ditipu. Sementara sebagian
masyarakat kita sebenarnya sudah tahu mereka ditipu, tapi apa lacur gengsi mereka lebih besar dari hati nurani dan akal sehat.

Jadi saya ucapkan selamat buat sponge dan patrick, karena sebodoh apapun kalian masih bisa menyadari betapa bodohnya kalian sehingga bisa tertipu.

Gorda, March 25, 2015

-opa-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar